SMAK 3 Character Building

Home » Kisah-Kisah Inspiratif » Kasih Sayang seorang Ibu

Kasih Sayang seorang Ibu

Blog Stats

  • 3,097 hits

Archives

Ketika kamu berumur 2 tahun, dia mengajarimu bagaimana cara berjalan..
Sebagai balasannya, kamu menangis karena tidak mau..

Ketika kamu berumur 3 tahun, dia memasak semua makananmu dengan kasih sayang..
Sebagai balasannya, kamu buang piring berisi makananmu..

Ketika kamu berumur 4 tahun, dia memberimu pensil warna..
Sebagai balasannya, kamu corat-coret tembok rumah dan meja makan..

Ketika kamu berumur 5 tahun, dia membelikanmu baju-baju mahal dan indah..
Sebagai balasannya, kamu memakainya bermain di kubangan lumpur..

Ketika kamu berumur 6 tahun, dia mengantarmu pergi ke sekolah..
Sebagai balasannya, kamu berteriak “Nggak mau..!”

Ketika kamu berumur 7 tahun, dia membelikanmu bola..
Sebagai balasannya, kamu melemparkan bola sehinnga memecahkan jendela tetangga..

Ketika kamu berumur 8 tahun, dia memberimu es krim..
Sebagai balasannya, kamu tumpahkan dan mengotori seluruh bajumu..

Ketika kamu berumur 9 tahun , dia membayar mahal untuk kursus-kursusmu..
Sebagai balasannya, kamu sering bolos dan sama sekali nggak mau belajar..

Ketika kamu berumur 10 tahun, dia mengantarmu kemana saja, dari kolam renang sampai pesta ulang tahun..
Sebagai balasannya, kamu melompat keluar mobil tanpa memberi salam..

Ketika kamu berumur 11 tahun, dia mengantar kamu dan temen-temen kamu kebioskop..
Sebagai balasannya, kamu minta dia duduk di barisan lain..

Ketika kamu berumur 12 tahun, dia melarangmu melihat acara tv khusus untuk orang dewasa..
Sebagai balasannya, kamu tunggu sampai dia keluar rumah dan menonton acara itu diam-diam..

Ketika kamu berumur 13 tahun, dia menyarankanmu untuk memotong rambut karena sudah waktunya..
Sebagai balasannya, kamu bilang dia tidak tahu mode..

Ketika kamu berumur 14 tahun, dia membayar biaya untuk kemahmu selama liburan..
Sebagai balasannya, kamu tidak memikirkannya karena kamu asik dengan perkemahanmu..

Ketika kamu berumur 15 tahun, pulang kerja dia ingin memelukmu..
Sebagai balasannya,  kamu kunci pintu kamarmu.. Dan ketika bertemu dipagi hari, kamu bilang bahwa kamu sudah tidur..

Ketika kamu berumur 16 tahun, dia sedang menunggu telpon yang penting..
Sebagai balasannya, kamu pakai telepon nonstop semalaman dengan teman atau pacarmu..

Waktu kamu berumur 17 tahun, dia mengajari kamu mengemudi mobil..
Sebagai balasannya, kamu pakai mobilnya setiap ada kesempatan tanpa mempedulikan kepentingannya..

Ketika kamu berumur 18 tahun, dia menangis terharu ketika kamu lulus SMA..
Sebagai balasannya, kamu merayakannya dengan pergi dan berpesta dengan teman-temanmu sampai pagi..

Ketika kamu berumur 19 tahun, dia membayar semua kuliahmu dan mengantarmu ke kampus pada hari pertama..
Sebagai balasannya, kamu minta diturunkan jauh dari pintu gerbang biar nggak malu sama teman-teman..

Ketika kamu berumur 20 tahun, dia bertanya “Darimana saja seharian ini..?”
Sebagai balasannya, kamu menjawab ”Ah, cerewet amat sih, pengen tahu urusan orang..”

 Ketika kamu berumur 21 tahun, dia menyarankanmu satu pekerjaan bagus untuk karir masa depanmu..
Sebagai balasannya, kamu bilang “Aku nggak mau pekerjaan seperti itu..”

Ketika  kamu berumur 22 tahun, dia memelukmu dan haru waktu kamu lulus perguruan tinggi..
Sebagai balasanmu, kamu kembali memilih untuk merayakannya bersama teman dan pacarmu..

Ketika kamu berumur 23 tahun, dia membelikanmu 1 set furniture untuk rumah barumu..
Sebagai balasannya, kamu menolak furniture itu karena kamu tidak suka modelnya..

Ketika kamu berumur 24 tahun, dia bertemu dengan tunanganmu dan bertanya tentang rencana di masa depan..
Sebagai balasannya, kamu mengeluh “Aduh gimana sih, kok Mama bertanya seperti itu..?” 

Ketika kamu berumur 25 tahun, dia membantumu membiayai pernikahanmu..
Sebagai balasannya,  kamu pindah ke kota lain yang jaraknya jauh dari tempat tinggalnya..

Ketika kamu berumur 30 tahun, dia memberimu nasehat bagaimana merawat bayimu..
Sebagai balasannya, kamu katakan “Sekarang jamannya sudah beda..

Ketika kamu berumur 40 tahun , dia menelponmu untuk memberitahu pesta salah satu saudara dekatmu..
Sebagai balasannya kamu jawab “Ma, aku sibuk sekali, nggak ada waktu..”

Ketika kamu berumur 50 tahun, dia sakit-sakitan sehingga memerlukan perawatanmu..
Sebagai balasannya, kamu baca tentang pengaruh negatif orang tua yang numpang tinggal di rumah anaknya.

———————————————————————-


Dan hingga suatu hari, dia meninggal dengan tenang..
Dan tiba-tiba kamu teringat semua yang belum pernah kamu lakukan kepadanya..
Hal itu sangat menghantam hatimu & membuatmu menyesal..
Tapi sayang, semua sudah terjadi..
Sebelum semuanya terlambat,rawatlah dan sayangilah orang tuamu..!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: